Sebuah peralatan kerja yang biasa digunakan di dalam kesibukan pekerjaan sehari hari maupun tidak, sebaiknya senantiasa dilaksanakan tindakan pemeriksaan dan pengujian pada peralatan tersebut. Hal ini untuk menjauhkan terjadinya kecelakan kerja akibat pemakaian peralatan kerja selanjutnya yang semestinya di laksanakan perbaikan atau penggantian pada suku cadang yang sudah aus ataupun usang / rusak dan sudah waktunya di ganti.
Banyak kecelakaan kerja terjadi akibat berasal dari pemakaian alat yang melebihi kapasitas alat tersebut. Dengan kata lain peralatan kerja selanjutnya di gunakan melebihi kapabilitas berasal dari yang seharusnya. Atau dipaksakan dipakai walaupun semestinya diistirahatkan pernah beberapa pas / saat, baru sesudah itu di pergunakan kembali riksa uji .
Pada prosesnya, setiap peralatan kerja mesti dibikin secara berkala ( sanggup hitungan hari atau bulan atau jumlah jam dan juga jarak (km) pemakaian). mesti segera di cek, di periksa dan di uji kelayakan nya. paling tidak alat selanjutnya mesti mencukupi standar sekurang-kurangnya berasal dari yang disyaratkan untuk pemakaiannya.
Sebagai contoh, pemakaian sebuah mesin produksi, maka dapat dicermati jam pemakaian nya (Hour Meter) nya untuk dijadwalkan perawatan dan juga uji kelayakan pada operasional mesin tersebut. Dalam rentang pas selanjutnya terhitung dilaksanakan perawatan pada mesin tersebut, apa yang mesti diganti atau apa yang mesti diperbaiki. Dalam beberapa kasus, sanggup jadi mesti dilaksanakan tindakan Overhoule pada mesin tersebut. Tindakan overhoule dilaksanakan karena mesin sudah tiba era untuk dilaksanakan Service Besar pada sebuah mesin. Kenapa ini dilakukan? agar mesin sanggup kembali Fit untuk memproduksi dan layak jalan sesuai standarnya dan sanggup produktif kembali dan tidak terjadi problem pada pas beroperasi nanti.
Beda kembali kalau peralatan nya adalah alat yang sifatnya alat ukur. Misalnya Multi meter, Amperneter dan temen2nya yang sifatnya adalah instrument penunjuk satuan. Dalam perihal ini maka mesti di laksanakan yang namanya adalah kalibrasi / tera pada alat alat tersebut. Apakah tetap sesuai bersama dengan standar yang sudah ditetapkan secara Global/internasional. Karena kesalahan standard dapat memicu kesalahan pembacaan dan dapat berakibat fatal kalau dipakai untuk mengukur sebuah mesin yang memerlukan tingkat presisi yang tinggi.